Cieh, gaya banget. Tidak hanya maen musik saja bisa pake 2 keyboard, ternyata ngetik di komputer suatu hari juga bisa pake 2 keyboard.

Tapi pliss, jangan illfill dulu, dengarkan ceritanya dulu. Ehm, suatu hari keyboard saya kena cipratan air, lalu beberapa tutsnya mati. Gak bisa ngetik angka, home, end, pagedown/up, shiftnya juga mati. Bingunglah saya. Kemudian saya beli keyboard baru yang biasa merek Sturdy. Lho ketika saya pasang dia tidak dikenali. Bingunglah saya yang kedua kali. Saya balikin ke tokonya, dicoba, bisa. Saya bawa balik lagi ke kompie saya, dicolok, gak dikenali.

Akhirnya saya balikin lagi ke tokonya, ‘gini ae wes mbak, saya tukar tambah sama yang itu aja [nunjuk keyboard gulung dalam plastik]..” saya yakin pasti bisa karena pake USB, sementara yang gak bisa ini pake slot PS2.

“Lho, lha tadi kan bisa mas?” kata si mbak punya toko.
“Iya tapi aneh bin ajaib gak kedeteks di kompie saya.. dari pada gak bisa saya pake saya tukar tambah aja. Nambah berapa ?”
Akhirnya si mbak yang baik mengiyakan dengan syarat gak bisa dikembalikan lagi. Ok.

Keyboard yang baru ini merek ‘itech’, dari bahan karet, bisa digulung, saya pasang di USB dan bisa. Tapi… baru kemudian saya sadari bahwa keyboard karet ini tidak punya tombol home, end, pgup/down. Byuh.. what stupid I am. Selain itu karena jari-jari saya termasuk berjurus si jari setan ketika mengetik, walhasil sering keyboard karet ini tidak dapat mengakomodasi kecepatan mengetik sayah.

Singkat cerita, keyboard lama saya pasang kembali. Untuk urusan ketik sehari-hari memang keyboard biasa masih yang terbaik. Keyboard karet mungkin lebih cocok untuk para hacker yang perlu akses ke server yang tidak dilengkapi keyboard..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website