backupPerencanaan backup data adalah suatu hal yang penting, bahkan untuk beberapa orang merupakan sangat penting. Seringkali isi harddisk berharga jauh lebih mahal daripada hardisknya itu sendiri. Maka seorang professional atau sebuah company yang baik pastilah memasukkan Backup plan dalam SOP perusahaannya.

Berikut ini saya sedikit sharing tentang backup data untuk kebutuhan sebuah perusahaan dengan deskripsi sebagai berikut; Didalam company ada banyak user yang bekerja entry data setiap hari. Data yang dientri kebanyakan data transaksi penjualan harian menggunakan MSOffice, akunting, foto-foto customer dll. Data-data tersebut semua terkumpul di dalam Server. Si owner menginginkan agar data bisa dibackup setiap hari ke rumahnya untuk antisipasi jika officenya terjadi bencana. Dan juga agar dia bisa mengakses setiap saat dari rumahnya.

Prinsip kerjanya sama dengan penyimpanan online semacam dropbox, driveHQ, googledrive dll, namun semua layanan tersebut rata-rata gratis hanya untuk 5GB, padahal saya lihat data di server yang terkumpul sebanyak +- 250GB. Tentunya bisa saja setiap saat bertambah dan saya tentu saja tidak bisa bilang agar membatasi data-data supaya jangan besar-besar karena company harusnya tidak tergantung pada limitasi storage. Lagipula online storage tidak hanya memerlukan bandwith upload tapi juga untuk download ketika diakses, rasanya meskipun storage bisa saja diperbesar namun kondisi koneksi di Indonesia belum ideal untuk lalulintas data sebesar itu. Maka menggunakan External HD sendiri saya pikir solusi yang lebih fleksibel. Dari segi keamanan pun saya rasa cukup safety asal jangan sampe kantor dan rumah kena bakar bersamaan, yang mana kemungkinannya sangat kecil.

Saya mengeksekusi planning tersebut dengan menggunakan External HD merk Western Digital Live Book  2TB (harga 1,7jt) yang mempunyai fitur slot LAN dan mempunyai layanan di wd2go.com untuk bisa diakses via internet.

Setting akses HD via internet sudah sukses. Saya bisa mengakses data di HD dari mana saja bahkan WD punya aplikasi mobile yang praktis, untuk pengguna Android search saja WD live book, saya sudah coba install di android dan berjalan smooth dan mudah. Saya belum coba di gadget lain BB or iPhone tapi berdasarkan review di internet aplikasi diatas os itu juga tersedia.

Namun tantangannya adalah bagaimana supaya server dapat mengupload data dari kantor ke HD tersebut secara otomatis terskedule setiap hari dengan cara versioning. Versioning adalah suatu cara supaya system dapat mendeteksi file yang terbaru saja yang diupload, tidak perlu mengupload keseluruhan folder karena tidak efisien bandwith.

Pada akhirnya saya memakai software Syncback SE dari http://www.2brightsparks.com yang memungkinkan proses ini. Software ini begitu fleksibel dan bekerja dengan baik. Ada pilihan destinasi ke FTP. Saya setup aksesnya dan skedulnya dan berjalan sesuai perintah. Jangan lupa membuka port FTP di router tujuan (defaultnya adalah port 21). Aktifkan juga fitur FTP di setting WD booklivenya.

Good. Mission accomplished.

Catatan : Alternatif software serupa Cobian Backup dari www.cobiansoft.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website