Ini adalah foto ilmiah alam semesta yang bisa di gambarkan oleh manusia. Disitu tertulis Local Cluster, didalamnya ada kumpulan Supercluster, didalamnya ada kumpulan galaksi, didalamnya lagi ada kumpulan tatasurya, salah satunya adalah tatasurya kita dan Bumi cuma salah satu butiran didalamnya, dihuni oleh 6 milyar kita. Kelihatan gak kita?

Ini adalah foto ilmiah alam semesta yang bisa di gambarkan oleh manusia. Disitu tertulis Local Cluster, didalamnya ada kumpulan Supercluster, didalamnya ada kumpulan galaksi, didalamnya lagi ada kumpulan tatasurya, salah satunya adalah tatasurya kita dan Bumi cuma salah satu butiran didalamnya, dihuni oleh 6 milyar kita. Kelihatan gak kita?

Jika ada waktu, coba kita mencari Tuhan dari pintu akal. Karena kita diciptakan dengan akal dan disuruh menggunakannya untuk mencari-Nya.

Fakta ilmiah yang sudah nyata adalah bahwa Bumi ini ternyata adalah Keciiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiil sekali. Dibanding gugusan planet dan bintang yang ada di alam semesta. Coba saja google keyword Virgo Supercluster. Bumi kita ini cuma sebutir kelereng dibanding Matahari. Matahari cuma sebutir kelereng dalam galaksi Bimasakti. Galaksi Bimasakti cuma sebutir kelereng di dalam Virgo Supercluster dan Virgo Supercluster cuma salah satu dari banyak sekali cluster2 lainnya yang sudah diketahui oleh para ilmuwan.

Ini adalah foto galaksi UDF423 yang jaraknya adalah 10 milyar tahun cahaya dari bumi. Artinya ini apa yang Anda lihat sekarang adalah kondisi galaksi tersebut 10 milyar tahun lalu. Jauh banget tuh jarak cahaya buat jalan 10 milyar tahun!

Ini adalah foto galaksi UDF423 yang jaraknya adalah 10 milyar tahun cahaya dari bumi. Artinya ini apa yang Anda lihat sekarang adalah kondisi galaksi tersebut 10 milyar tahun lalu. Jauh banget tuh jarak cahaya buat jalan 10 milyar tahun!

Maka perbandingan bumi kita dengan alam semesta ini ukurannya laksana 1 sel darah berbanding tubuh kita! Bisa dibayangkan betapa kecilnya! Itupun perbandingan paling minimal, karena batasan alam semesta belum juga terdefinisikan jaraknya. Andaikan bumi adalah salah satu sel darah kita, dan kita 6 milyar manusia hidup mendiami diatasnya. Alangkah lebih kecil lagi kita ini. Ini adalah fakta ilmiah yang disepakati orang normal. Yang gak sepakat berarti dia gak normal.

Lalu dari fakta ini silahkan memilih sendiri, apakah semesta yang super duper besar dan luas ini ada yang menciptakan atau tidak. Jika Anda pilih ada yang menciptakan maka Anda akan beragama, jika tidak maka Anda atheis. Memang ini masalah keyakinan karena faktanya Anda butuh memilih keyakinan. Fakta bahwa alam semesta sebesar ini membuat otak manusia berasap dan hang jika harus memikirkan semuanya. Sel darah yang sekecil itu mana mampu memikirkan sistem kerja seluruh badan. Sel darah mempunyai kekuatan maksimalnya untuk berpikir dan berimprovisasi, tapi selanjutnya dia hanya bisa berserah diri pada kekuatan system yang meliputinya. Kekuatan pasrah justru akan menguatkan sel tersebut untuk mengikuti alur sistem yang maha dahsyat tak terhentikan ini.

Sepertinya semesta ini mempunyai analogi yang sama. Sepinter2nya si sel darah berpikir mampukah dia menggambarkan bentuk tubuh inangnya seutuhnya? Karena dunianya hanya sebesar sel itu. Penghuni sel itu berinteraksi antar mereka dan di antara mereka terjadi perbedaan pendapat tentang bagaimana bentuk tubuh inang yang mengatur mereka. Lebih jauh lagi siapakah yang menciptakan inang mereka itu? Ada yang berpendapat bentuknya sama persis dengan bentuk fisik mereka sendiri, ada yang berpendapat sama tapi lebih canggih, ada pula yang berpendapat bentuknya tidak bisa didefinisikan karena saking besar dan superiornya tapi hanya bisa diyakini tentang keberadaan dan ke maha segala-galanya atas mereka.

Sampai disini wajar jika terjadi banyak perbedaan pendapat karena apa yang mereka mampu memang hanya menjangkau cakrawala satu sel itu saja. Mereka tidak mampu melihat kosmos yang ada secara utuh. Hanya keyakinan yang menghentikan perdebatan itu. Keyakinan yang dipilih secara individu -dengan dituntun oleh para nabi dan rasul yang diutus untuk menuntun- untuk memposisikan diri dalam milyaran lalulintas kosmos yang terus bergerak.

So make ur choice. Siapa mengenal dirinya akan mengenal Tuhannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website

Unable to load the Are You a Human PlayThru™. Please contact the site owner to report the problem.