Film ini enak ditonton. Idenya tentang seorang pria berkemampuan super tapi bersikap tawadu’. Rendah hati, low profile dan ikhlas. Jika di film-film lain biasanya seorang jagoan diprototype-kan seorang yang ganteng atletis penuh atribut bak super hero, tapi di film ini out of the box. Baju kemeja rapi, dimasukkan pake sabuk, celana bahan dan sepatu fantofel, jian kayak pns abis. Perut sedikit buncit dan rambut yang sudah mulai memutih, cocoknya jadi sosok pak haji kalo di sinetron Indonesia.

Ceritanya memang sengaja dibuat menarik dengan tak menyebutkan latar belakang apapun tentang si ‘Bob’ yang biasa tapi luar biasa ini. Seorang pekerja depo bangunan yang rapi dan rajin, hanya saja dia menderita insomnia.
Screen awalnya terkesan drama membosankan dengan memperlihatkan rutinitas keseharian si bob yang tetap gitu-gitu aja.

Konflik mulai timbul ketika dia bertemu dengan mafia Rusia yang terkenal sangat berbahaya. Dengan raut muka dan bicara yang datar dia menghabisi genk rusia dengan tangan kosong. Tak ada cipratan keringat atau teriakan maut ala Rambo. Dingin dan sangat terukur. Top banget.

Equalizer mirip dengan the Punisher, seorang warga berkemampuan super yang melakukan independent justice atas inisiatif nya sendiri. Tapi ya itu tadi, tanpa atribut super hero sama sekali. Tensi ceritanya dipertinggi dengan adanya si musuh jagal Rusia Nikolai yang super sadis dan cerdas, kemampuan analisanya sungguh mengkhawatirkan para pemirsa tentang masa depan si jagoan.

Di akhir cerita, jelas jagoan menang, biasanya sang super hero akan menjalin hubungan dengan wanita yang diselamatkannya, tapi si bob ini tidak. Meskipun si cewek berterimakasih sekali, tapi si bob hanya tersenyum kebapakan, gak pake cerita apa2, gak pake tepe tepe 1dan tetap tawaduk, hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website