imo-miracle

So far, ini hape yang paling awet saya punyai. Maksudnya biasanya saya gonta ganti hape buat coba coba fitur baru, tapi ini terhitung yang paling lama. Intinya saya cukup puas dengan kinerjanya.

Kalo gak salah sudah setahun lebih saya punya. Sepertinya kinerjanya masih mumpuni hingga sekarang, karena saya cek di pasaran processor quadcore masih juga populer.

Bahkan Samsung S5 yang baru saja menjadi hape branded dengan proc octacore.

Imo Miracle ini quadcore ram 1GB dan memori 4GB internal. Speknya sekelas Samsung S3 yang dulu dijual seharga 3,7jutaan, sementara Imo ini dijual seharga 2 juta, minus gorilla glass, kamera 5MP dan resolusi sedikit dibawahnya. Tapi S3 absolutely gak saya pilih karena single simcard. Saya butuhkan yang dualsim.

Saya termasuk bukan pemakai yang hati-hati, senderung sembarangan. Sempat saya kasih leather case tapi cuma bertahan sebulanan lalu saya lepas karena gak telaten. Gak pake kondom2an. Plong los. Layar saya biarkan begitu saya tanpa screen protector. Karena kerjaan sering kali saya pake meski tangan kotor or basah.

Hasilnya? si Miracle ini anteng anteng aja tanpa trouble. Jadi demikian ulasan faktor durabilitas dari hape non branded yang sering diragukan staminanya. Ibarat obat, saya gak makan mereknya tapi pilih yang generik, bayar lebih murah untuk spek yang sama.

Demikian review selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website