leliSejak sebulan ini ada seekor pus di rumah kami. Awalnya kita abaikan berharap ada pemiliknya datang, tapi sudah sekian lama tidak ada yang cari. Apalagi dia terlihat lapar maka sedikit demi sedikit kami beri makan. Susahnya pus ini tidak mau makan ikan goreng seperti kucing kampung, tapi dia sangat doyan sekali sama makanan kucing kalengan.

Izzi Izat pas juga seneng jadi mulailah mereka seperti setengah resmi punya peliharaan kucing. Entah jenisnya apa ini bentuknya seperti anggora, diberi nama Leli kata Izat. Demi memberi makan si Leli Izzi bersedia memakai uang sakunya, dan Izat juga bersedia memutuskan tidak lagi pake popok karena uangnya boleh dipake untuk beli makanan si Leli, begitu hasil ngobrol Izzi dan Izat katanya. Ya, moga aja beneran gitu, jadi bisa jadi momen buat Izat biar mau gak pake popok lagi hehe.

Si Leli ini gak pernah terdengar mengeong sama sekali, dia cuma bergerak kesana kemari. Rasanya cukup sopan untuk ukuran seekor pus. Belum pernah kedapatan mencuri ikan, entah karena gak doyan atau karena sopan. Tapi makanan kucing kaleng sangat lahap. Hmmm, sepertinya akan nambah budget untuk lauknya si Leli.

Ya, demikian cerita mengarang bebas hari ini. Sampai jumpa di sanggar cerita selanjutnya … 🙂

One thought on “Si Leli

  1. Pingback: Cıvata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website