Hosting adalah hospitality business. Yang dijual adalah infrastruktur dan pelayanan. Bisa dibilang rasionya 50:50. Spesifikasi bagus tapi support lambat atau bahkan sebaliknya pelayanan ramah tapi error terus pasti hosting tak akan survive, minimal susah bersaing untuk merebut kue pasar.

Kue pasar industri hosting semakin kekini semakin besar karena ‘hampir’ everything now is on the internet. Internet sudah menjadi lapangan pasar malam yang semakin ramai menarik pengunjung. Awalnya dulu Cuma pasar senggol sekarang sudah jadi Super cluster city yang segala fasilitas kebutuhan hidup ada didalamnya. Mulai dari jual beli barang, layanan konsultasi, permainan, pertemanan bahkan perjodohan berlangsung di dalamnya. Pun termasuk segala macam konsekwensi kriminalitasnya. Carding, phishing, spam, scam, hack, data manipulation dsb.

Tapi yang jelas pertumbuhan populasi pengguna dan perluasan areanya is unstoppable. Everyone is magically connected !. Hosting adalah para pekerja dibelakang konter, dibelakang panggung, di gudang belakang, yang menyediakan semua kebutuhan hiruk pikuk penghuninya.

Karena itu, hosting yang kecepatan akses bagus, uptime always on, security kuat, ditampilkan oleh GUI web yang manis, friendly, banyak fitur lalu dukung oleh CS yang proaktif, support yang ahli dan responsive = is a must. Itu adalah keharusan jika counter hosting tersebut ingin ramai dan merebut perhatian dari banyak pengunjung.

Dari sekian banyak hosting company yang saya temukan di keramaian pasar ini, saya temukan satu booth namanya hostinger.co.id yang tampilannya cukup asik. Entah bagaimana ceritanya saya terhubung by email dengan salah satu CS nya dan impresinya baik. Professional, proaktif menawarkan layanan-layanan yang sepertinya bisa dicustomisasi, which is tidak semua hosting company mampu melayaninya.

Impresi customisasi adalah layanan diatas rata-rata yang bisa diibaratkan di bank seperti BCA prioritas atau Mandiri VIP. Meskipun mungkin sebenarnya tidak beda jauh dengan paket-paket default yang ada tapi customer akan jatuh cinta dengan company yang mau mendengar, merespons dan atau melayani permintaan meskipun dengan effort teknis yang mungkin simple tapi ketersediaan ruang dan waktu berkomunikasi secara dekat adalah value yang sangat dihargai oleh customer. Hostinger.co.id sepertinya mempunyai filosofi itu. Satu point plus buat hostinger.co.id.

Buka web Hostinger impresi pertama seperti masuk ke resto bintang lima harga kaki lima. Dulu mungkin hanya impian tapi belakangan ini banyak industri yang menerapkan jargon itu. Why not? Kalo memang bisa. Harga jasa memang tidak ada standarnya karena tidak terhitung ongkos produksinya. Variabel itu yang mempengaruhi si business owner untuk menentukan harga jualnya.

Jika dia berorientasi customer loyality dan jangka panjang maka dia akan berusaha memangkas variable produksi yang tidak efisien, agar supaya harga masuk ke pasar bisa reasonable. Bukan murah, tapi fair dan masuk akal. Karena murah yang tidak masuk akal pasti orientasinya untuk heboh popular sesaat tanpa bisa survive dengan sehat kecuali si owner memang berniat charity amal jariyah atau sebaliknya buang budget untuk menghancurkan pesaing. Itu di luar teori yang bisa dinalar.

Tampilannya sederhana, ringan, tidak warna warni, langsung focus pada judul-judul layanan dan harga yang memang secara psikologi pengunjung baru, hal-hal itulah yang akan ditanyakan kepada customer service. What a smart navigation.

Tipografinya manis tidak mengintimidasi dengan huruf-huruf aneh. Sehingga penonton seketika akan melupakan bentuk dan focus pada maknanya. Permainan ukurannya juga cukup dinamis, tidak bernafsu menampilkan semua hal seperti brosur propaganda jaman tahoen Seriboe Sembilan Ratoes Empat Poeloeh Lima doeloe.

Mobile layout? Pastinya. Dari model layout yang kekinian, saya sebagai programmer dan pembuat layout sudah langsung tahu itu standar web 2.0. Responsive design. Artinya tampilan desktop dia melar dan ketika orang mengakses dari mobile atau tablet dia otomatis mengkerut menyesuaikan dimensi layar yang kecil tapi masih enak dibaca dan dimainkan menu-menunya.

Bagaimana layanannya? Jujur saya belum tahu karena saya belum pernah pakai. Jika saya musti buka hosting baru Saya akan kasih kategori most promising host di table catatan saya. Karena hosting bukan makanan instant yang bisa langsung dikunyah dan keluar rasanya. Tapi hosting ini ibarat menikahi seorang gadis yang harus kita hidup bersama sekian waktu barulah kita tahu sifat-sifat aslinya. Sesuai dengan tampilannya yang manis dan menggoda ataukah ternyata Cuma lips service saja tapi sifatnya menjengkelkan. Suka ngambek dan tidak perhatian. Tidak baik hati dan sombong.

Untungnya hosting tidak seperti pernikahan sebenarnya :). Kalau cerewet eror ngambek jaim dan tidak baik hati, saya tinggal cari saja pasangan lain dan saya pindahkan property yang saya taruh sebelumnya kepada yang lain. Habis perkara. Nothing personal. Tidak dosa dan tidak dibenci agama hehe.

Saya sudah sekitar 10 tahun bergabung di dalam hiruk pikuknya belakang panggung dunia web jadi saya terus terang pernah punya kisah berpasangan dan juga berpisah dengan beberapa nama, sebut saja dia Bunga atau Mawar.

Sekali lagi nothing personal. Beberapa saya putusin karena suka ngambek dan tidak bertanggung jawab. Beberapa ada pula yang pamitan dengan sopan dan kemudian tiba-tiba menghilang entah kemana. Mungkin dia ingin berubah identitas dan pergi operasi transgender di Thailand sana.. :p

Sebenarnya ada beberapa kriteria penting buat saya dalam memilih pasangan ‘hosting’ hidup ini. Pertama adalah penampilan webnya. Kedua, adalah price listnya. Ketiga adalah responnya, entah itu chat, email atau apapun saja. Setidaknya 3 hal itu adalah hal termudah yang bisa saya beri kesimpulan penilaian dalam hari pertama survey saya di depan layar computer.

Saya punya langganan hosting yang menurut saya cukup amazing karena dia menyediakan YM messenger dalam layanannya. Dan cukup atau boleh saya bilang sangat responsive dalam membalas setiap chat dari saya di 24 jam! Online terus. Point sangat plus. Karena saat-saat itu, meskipun web saya simple-simple saja tapi technical support yang baik membuat perasaan saya tenang jika ada complain dari klien yang melaporkan webnya eror atau ingin ini dan itu. Sekarang sudah gak ada, bukan karena apa, tapi Yahoo Messenger-nya yang tutup.. 🙁 tidak ada yang pakai. Hosting kekinian mungkin harus pakai WhatsApp or Telegram instead.

Kepada penggiat-penggiat web pemula, dalam hal ini saya bisa katakan : ‘Cintailah Produk Produk Hosting Indonesia!’ Saya sudah pernah pakai hosting-hosting luar negeri  dan entah kenapa supportnya yang saya dapatkan sangat jelek sekali. Jempol kebawah deh. Lambat merespon dan tidak bisa langsung paham masalah karena keterbatasan bahasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website

Unable to load the Are You a Human PlayThru™. Please contact the site owner to report the problem.